Minggu, 19 Februari 2012

Cinta ? Love ? Cinta?


Aku tidak peduli dengan cinta. Aku selalu menganggap cinta itu adalah OMONG KOSONG. Tau kenapa? Karena menurutku orang yang jatuh cinta seperti orang bodoh, rela di sakiti, rela mengalah dan merelakan segala nya. Aku juga membenci para lelaki yang bersikap “baik” untuk mendapatkan cinta sang pujaan. Datang dengan segudang rayuan, sejuta hadiah dan sikap yang menurut ku sangat BERLEBIHAN. Tak ingin rasa nya aku mendekat dengan yang nama nya CINTA apalagi bersahabat dengan cinta. Namun, untuk menyingkirkan para “pengganggu” kita membutuhkan satu “pengganggu” yang kita anggap mampu menjadi tameng untuk para pengganggu yang lain. Karena itu aku memutuskan untuk memilih dia.
Aku tidak berharap banyak dari nya, karena aku memang tidak mengharapkan apa-apa. Aku seorang wanita yang egois, keras kepala, dan tak mau mengalah (entah kenapa merasa bangga,aduuh -___-) . Aku mempunyai prinsip sendiri untuk kehidupan ku. Karena ini hidup ku, bukan hidup kamu, hidup dia, atau pun hidup mereka.
Setelah ku jalani hari ku dengan dia, aku tetap tidak merasakan getaran maupun debaran. Walaupun dia sangat baik padaku, dan pada keluarga ku. Dia juga sangat mencintaiku, dia menuruti apapun kemauan ku, mengiya kan segala perkataanku, bahkan rela selalu mengalah demi aku. Wanita lain pasti akan sangat BAHAGIA di perlakukan seperti ini, namun tidak berlaku untukku,aku merasa SANGAT KESAL (aneh ya? :O ) ,tapi itu membuktikan perkataan ku,bahwa cinta dapat membuat seseorang menjadi orang bodoh (maaf sedikit kasar T_T) .
Aku tak pernah melihat dia kesal apalagi marah padaku,sampai suatu hari, dia membuatku sangat kaget, dia MARAH kepadaku, aku sampai tertegun di buatnya,bukan karena aku takut kehilangan nya,melainkan karena perkataan yang keluar dari bibir nya. Tak pernah seorang pun mengatakan hal ini padaku,namun dia mengatakan nya.
Di gelap malam,aku termenung, teringat kembali akan ucapan nya, “Adek gak punya hati, adek bisa berbuat seperti ini karena adek gak pernah mengenal apa itu cinta,gak pernah merasakan perasaan berdebar,gak pernah merasakan kebahagian berada di samping orang yang adek suka, karena adek gak pernah jatuh cinta, mata dan hati adek udah tertutup dengan prinsip yang adek buat sendiri!! “ Aku memikirkan hal itu sampai akhir nya aku putuskan untuk mengakhiri bersama nya. Aku tau,aku yang salah,aku tidak bisa mencintai nya seperti dia mencintaiku.tapi aku tak bisa melawan rasa takut ku, aku takut untuk di sakiti karena itu aku tak pernah memberikan cinta,karena bagaimana pun akhir nya, aku tidak akan merasakan sakit. Dan tak ada seorang pun yang tau kebenaran dari yang aku rasakan,aku takutkan.
Sebenar nya aku tidak tega mengatakan nya, namun ini adalah yang terbaik bagiku juga bagi nya. Dia seorang lelaki yang baik, aku tak sanggup untuk terus menyakiti nya dengan prinsipku, Dia pasti akan mendapatkan yang lebih baik dari diriku, Aku yakin dengan hal itu. Tapi lagi-lagi dia membuatku kaget, sebelum aku katakan putus, dia meminta maaf padaku, padahal aku yang salah,duh aku jadi tambah pusing :I  Tapi aku tetap akan memutuskan nya dan mengatakan semua nya, aku tak ingin menyakiti nya lebih dari ini dan aku akan menerima apapun resiko nya.
Beberapa bulan setelah kejadian itu, aku masih teringat dengan kata perpisahan dari nya, “ Semua orang tanpa terkecuali pasti takut mengalami sakit hati,bukan hanya adek. Tapi,hanya adek yang gak mau berusaha menjalani nya. Adek sendiri yang menutupi diri adek, sebetul nya tameng terkuat bukan orang lain,diri adek sendiri lah tameng yang TERKUAT, Abang harap adek bisa menemukan orang yang bisa menghancurkan tameng adek dan mampu membuat adek jatuh cinta, Saat itu adek pasti akan menyadari cinta itu tak seburuk adek pikir selama ini..... “
Kata-kata nya seperti meracuni otak ku, karena aku mulai membuka hatiku untuk merasakan cinta, dan aku jadi berharap ada seseorang di sana yang mampu membuat aku jatuh cinta kepada nya (cie..cie.. jadi malu sendiri,hahah :D ) Tapi entah siapa , entah kapan dan entah dimana aku menemukan pejuang terkuat ku. Entah lah, lebih baik aku jalani hariku seperti biasa sampai aku bertemu dengan nya,aku jadi sedikit berdebar-debar dan aku jadi berpkir tak ada salah nya aku mencoba berteman dengan cinta.. Ya kan? J
Awal semester baru, bertemu lagi dengan sahabat-sahabat ku di kuliah, bertemu lagi dengan dosen-dosen dan berhadapan dengan kegiatan kampus kami yang pertama (kami sebgai panitia nya), LIGA SIPIL 2010. Aku sebenar nya g terlalu suka dengan kegiatan ini, karena aku gak suka,gak ngerti,dan sangat gak peduli dengan yang nama nya sepak bola. Jadi Liga sipil ini adalah kegiatan persahabatan antar leting,di curahkan dalam bentuk pertandingan sepak bola. Duh ogah-ogah deh jalani nya, tapi demi keberhasilan leting kami, aku harus semangat menjadi panitia.. GO GO GO !!
Saat itu aku belum menyadari,bahwa di liga sipil semua pertanyaan ku tentang cinta akan terjawab,Di mana aku akan mengenal CINTA dan bertemu dengan diri nya,pejuang terkuat ku yang selama ini aku tunggu...... J

Sabtu, 18 Februari 2012

Wow !! Haruskah ??

Percaya gak percaya, tapi inilah yang ku alami... 
Aku memang suka menulis,lebih tepat nya mencurahkan isi hatiku yang tak mungkin ku ucapkan..tapi,sungguh tak kuduga aku harus mencurahkan nya di sebuah blog... Kamu pikir itu hal biasa?? Oke,menulis atau mencurahkan sesuatu di blog memang gak masalah. Namun, kalau ternyata BLOG tersebut merupakan tugas mingguan dari dosen di fakultas kamu, apa itu masih hal biasa? Nah lho... Masalah kan?? 
Huff.. Ya Sudahlah,anggap aja demi masa depan :D Enjoy enjoy :p