Minggu, 04 Maret 2012

Ayah & Ibu Ku.....



Bersinar kau bagai cahaya yang selalu beri ku penerangan..Selembut sutera kasih mu kan selalu kurasa dalam suka dan duka. Kau lah ibuku,cinta kasih ku, terima kasih ku takkan pernah terhenti.Kau bagai matahari yang selalu bersinar,sinari hidupku dengan kehangatan mu..Bagai embun ,kau sejukkan hati ini,    betapa kau sangat berarti dan kau tak akan pernah terganti..

          Nyanyian itu tak akan pernah terlupakan olehku. Nyanyian yang mengingatkan aku
akan ibu yang telah melahirkan aku dan membesarkanku hingga aku menjadi seperti ini. Aku sangat bersyukur karena aku   mempunyai seorang ibu yang berhati mulia, yang setiap
malam selalu mengantar aku tidur sambil mendoakan ku, menasehati aku, memberikan aku pujian dan membuat aku bangga padanya karena ketabahan hatinya. Meskipun sering kali aku membuatnya kecewa tapi ibu tak pernah sedikitpun mempermasalahkan nya. Dia tahu ba
gaimana yang seharusnya dia lakukan untuk memberiku semangat ketika aku merasa
terpuruk, patah hati  dan hilang kendali. Ibu bukan hanya seorang ibu bagiku,tetapi juga sebagai seorang kakak dan sahabatku. Sahabat yang selalu mengisi hariku dan tempat berlabuh dimana semua kekesalan ku terobati.Ibu selalu bersedia mendengar kan segala keluh kesahku. Ibu, aku rindu padamu.Aku ingin bertemu. Aku ingin engkau peluk,ibu.Biar sedewasa
apupun diriku, jika berada di dekapmu aku merasa diriku seperti sepuluh tahun yang lalu.
merengek, manja dan selalu ingin berada di dekat mu, tak ingin lepas dari pandangan matamu..

Ketika ku melihat ke belakang,pada suatu masa ketika aku balita. Betapa aku sela lu bergantung kepada engkau,ibuku. Ku kenang lagi ketika engkau membimbingku belajar me  langkah. Sabar dan penuh pengharapan. Terbayang lagi di masa itu,ketika tanganmu mem belai hangat kepala ku. Ketika engkau dengan setia membacakan dongeng dan menyanyikan lagu pengantar tidur untuk ku, hanya agar aku dapat tertidur nyenyak. Kini aku telah beranjak  dewasa dan tangan itupun kian menua. Tangan yang membimbing, menjaga dan mendidikku.Tangan yang selalu memberi tanpa mengharapkan balasan apa pun dari ku.

Ibu...Sungguh sesalku teramat dalam kepadamu. Aku yang selalu membuatmu meneteskan airmata,tetapi kamu tetap tersenyum dan menyayangiku. Aku yang selalu membantah   kata-katamu, dan aku yang selalu berbuat sesukaku. Sungguh egois nya aku..
Ibu...Adakah pintu maaf untukku? Adakah seberkas ruang di hatimu untuk menerima sesal  ku?Ku berlari ke pelukan ibu ku, ku lontarkan satu persatu perasaan yang ku rasakan untuk ibuku, penuh dengan rasa sesal ku lontarkan permintaan maaf untuk ibu ku, " Ibu...Maafkan aku...".. Setelah itu aku pun menangis, bukan karena di marahi ibu, juga bukan karena ibu  menolak permintaan maaf ku, Tetapi,aku terharu dengan perkataan ibu ku.. Dengan tetesan air mata, Ibu berkata..." Maafku selalu ada untukmu anakku, Karena kamu adalah hidupku,  kamu anugerah terindah untuk ku, kamu merupakan hadiah terbaik yang ku dapat dari     Sang Pencipta. Hingga akhir nafasku, aku kan slalu menjagamu dalam doa dan kasih sayangku " Oh ibu, engkau bagaikan bidadari, bahkan lebih cantik dari bidadari. Engkau begitu   lembut dan harum. Tak akan ku biarkan engkau disakiti oleh siapa pun ibu. Ibu engkau adalah segala nya untukku. You are my everything :) I LOVE YOU,MOM :)

Tapi,tak hanya ibuku, aku menyayangi ayah ku.. Ayah ku juga segala nya untuk ku,
Jika ada seorang perawat terbaik itu adalah ibuku, dia yang selalu merawatku hingga aku  dewasa. Jika ada seorang dokter termasyur,itu adalah ibuku, dia selalu mengerti lukaku,   hingga ikut merasakan tangisku. Jika ada tentara terhebat,itu adalah ayahku, yang selalu siap membela ku. Jika ada polisi terbaik, itu adalah ayahku, yang selalu memberikan rasa  aman padaku. Jika ada pengawal yang paling setia,mereka adalah ayah dan ibuku,yang takkan pernah meninggalkan aku dan jika ada guru yang terbaik,mereka adalah ayah dan ibukuyang mengajariku arti kehidupan.

Dan jika ada cinta sejati,maka cinta mereka padaku lah yang paling sejati takkan   terhenti hingga nafasnya berakhir. Baginya tak ada malam,tak ada hujan, tak ada badai  dan tak ada malu.. Segalanya siap mereka korbankan untukku. Nyawaku adalah nyawa mereka, jika aku aka mati maka mereka siap menggantikannya. Semuanya mereka berikan untuk ku..

Terima kasih ibu, koki terbaik yang mengertikebutuhan giziku.Terima kasih ayah, pe
mimpin terbaik yang paling bijaksana. Terima kasih,YaAllah, Engkau telah lahirkan aku di    tengah mereka.Engkau hadirkan aku dalam keindahan. Engkau tempatkan aku dalam kenya manan. Aku akan berjuang dalam perantauan, tak akan ku khianati kepercayaan mereka,   menyiakan pemberian mereka dan takkan menggantikan cinta mereka. Aku berjanji akan     membuat mereka bangga,,,,,

Ku ucapkan terima kasih atas doa yang selalu engkau panjatkan.. Di saat matahari kan     terbit dan men jelang tenggelam.... Tak akan ku lupa kan semua jasa mu, ayah dan ibu ku,,,





Tidak ada komentar:

Posting Komentar