Bersinar kau
bagai cahaya yang selalu beri ku penerangan..Selembut sutera kasih mu kan selalu
kurasa dalam suka dan duka. Kau lah ibuku,cinta kasih ku, terima kasih ku
takkan pernah terhenti.Kau bagai matahari yang selalu bersinar,sinari hidupku
dengan kehangatan mu..Bagai embun ,kau sejukkan hati ini, betapa kau sangat berarti dan kau tak akan
pernah terganti..
Nyanyian itu tak akan pernah terlupakan olehku. Nyanyian yang mengingatkan aku
akan ibu yang telah melahirkan aku
dan membesarkanku hingga aku menjadi seperti ini. Aku sangat bersyukur karena
aku mempunyai seorang ibu yang berhati mulia, yang
setiap
malam selalu mengantar aku tidur
sambil mendoakan ku, menasehati aku, memberikan aku pujian dan membuat aku bangga
padanya karena ketabahan hatinya. Meskipun sering kali aku membuatnya kecewa
tapi ibu tak pernah sedikitpun mempermasalahkan nya. Dia tahu ba
gaimana yang seharusnya dia lakukan
untuk memberiku semangat ketika aku merasa
terpuruk, patah hati dan hilang kendali. Ibu bukan hanya seorang
ibu bagiku,tetapi juga sebagai seorang kakak dan sahabatku. Sahabat yang selalu
mengisi hariku dan tempat berlabuh dimana semua kekesalan ku terobati.Ibu
selalu bersedia mendengar kan segala keluh kesahku. Ibu, aku rindu padamu.Aku
ingin bertemu. Aku ingin engkau peluk,ibu.Biar sedewasa
apupun diriku, jika berada di
dekapmu aku merasa diriku seperti sepuluh tahun yang lalu.
merengek, manja dan selalu ingin
berada di dekat mu, tak ingin lepas dari pandangan matamu..
Ketika ku melihat ke belakang,pada
suatu masa ketika aku balita. Betapa aku sela lu bergantung kepada engkau,ibuku.
Ku kenang lagi ketika engkau membimbingku belajar me langkah. Sabar dan penuh pengharapan.
Terbayang lagi di masa itu,ketika tanganmu mem belai hangat kepala ku. Ketika engkau
dengan setia membacakan dongeng dan menyanyikan lagu pengantar tidur untuk ku,
hanya agar aku dapat tertidur nyenyak. Kini aku telah beranjak dewasa dan tangan itupun kian menua. Tangan
yang membimbing, menjaga dan mendidikku.Tangan yang selalu memberi tanpa
mengharapkan balasan apa pun dari ku.
Ibu...Sungguh
sesalku teramat dalam kepadamu. Aku yang selalu membuatmu meneteskan airmata,tetapi
kamu tetap tersenyum dan menyayangiku. Aku yang selalu membantah kata-katamu,
dan aku yang selalu berbuat sesukaku. Sungguh egois nya aku..
Ibu...Adakah pintu maaf untukku?
Adakah seberkas ruang di hatimu untuk menerima sesal ku?Ku berlari ke pelukan ibu ku, ku lontarkan
satu persatu perasaan yang ku rasakan untuk ibuku, penuh dengan rasa sesal ku
lontarkan permintaan maaf untuk ibu ku, " Ibu...Maafkan aku..."..
Setelah itu aku pun menangis, bukan karena di marahi ibu, juga bukan karena ibu
menolak permintaan maaf ku, Tetapi,aku
terharu dengan perkataan ibu ku.. Dengan tetesan air mata, Ibu berkata..."
Maafku selalu ada untukmu anakku, Karena kamu adalah hidupku, kamu anugerah terindah untuk ku, kamu
merupakan hadiah terbaik yang ku dapat dari Sang
Pencipta. Hingga akhir nafasku, aku kan slalu menjagamu dalam doa dan kasih
sayangku " Oh ibu, engkau bagaikan bidadari, bahkan lebih cantik dari
bidadari. Engkau begitu lembut dan harum. Tak akan ku biarkan engkau
disakiti oleh siapa pun ibu. Ibu engkau adalah segala nya untukku. You are my
everything :) I LOVE YOU,MOM :)
Tapi,tak
hanya ibuku, aku menyayangi ayah ku.. Ayah ku juga segala nya untuk ku,
Jika ada
seorang perawat terbaik itu adalah ibuku, dia yang selalu merawatku hingga aku dewasa. Jika ada seorang dokter termasyur,itu
adalah ibuku, dia selalu mengerti lukaku, hingga ikut
merasakan tangisku. Jika ada tentara terhebat,itu adalah ayahku, yang selalu
siap membela ku. Jika ada polisi terbaik, itu adalah ayahku, yang selalu
memberikan rasa aman padaku. Jika
ada pengawal yang paling setia,mereka adalah ayah dan ibuku,yang takkan pernah
meninggalkan aku dan jika ada guru yang terbaik,mereka adalah ayah dan ibukuyang
mengajariku arti kehidupan.
Dan jika ada cinta sejati,maka cinta mereka padaku lah yang
paling sejati takkan terhenti hingga nafasnya berakhir. Baginya tak
ada malam,tak ada hujan, tak ada badai dan
tak ada malu.. Segalanya siap mereka korbankan untukku. Nyawaku adalah nyawa
mereka, jika aku aka mati maka mereka siap menggantikannya. Semuanya mereka
berikan untuk ku..
Terima kasih ibu, koki terbaik yang mengertikebutuhan giziku.Terima
kasih ayah, pe
mimpin
terbaik yang paling bijaksana. Terima kasih,YaAllah, Engkau telah lahirkan aku
di tengah
mereka.Engkau hadirkan aku dalam keindahan. Engkau tempatkan aku dalam kenya manan.
Aku akan berjuang dalam perantauan, tak akan ku khianati kepercayaan mereka,
menyiakan pemberian mereka dan takkan menggantikan
cinta mereka. Aku berjanji akan membuat mereka bangga,,,,,
Ku
ucapkan terima kasih atas doa yang selalu engkau panjatkan.. Di saat matahari
kan terbit dan men jelang tenggelam.... Tak akan
ku lupa kan semua jasa mu, ayah dan ibu ku,,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar